6 November 2015

3 LATIHAN UNTUK MENGHILANGKAN NYERI PINGANG DAN PUNGGUN


Benar-benar Ajaib! Hanya dengan 3 Latihan Saja Sakit Pinggang, Sakit Leher, Otot yang Kaku Semuanya Sembuh!

Begini caranya gays ;


1. Peregangan otot dada

Cari sebuah pojokan dinding di dekatmu seperti yang terlihat di gambar, tekan telapak tanganmu di dinding dan dorong tubuhmu ke depan. Campurkan dengan gerakan memutar pinggang. Selain itu tambahkan juga dengan pernafasan yang dalam dan lambat sehingga otot dada dirangsang untuk "bergerak." Latihan ini bisa dilakukan selama 30 detik diakhiri dengan istirahat sejenak, dan lakukan latihan ini secara berulang sebanyak 3 kali.

2. Teknik relaksasi dengan bola tenis

Teknik relaksasi ini tentu memerlukan 1 benda tambahan yaitu sebuah bola tenis. Latihan ini bisa membantu otot dada yang mungkin kaku karena duduk terlalu lama memperoleh keelastisitasannya kembali. Latihan ini dimulai dengan memegang bola tenis dengan kedua tangan dan gerakkan di bagian dada secara perlahan. Setelah melakukan gerakan ini selama 1 menit, istirahatlah selama 5-10 detik dan lakukan latihan ini berulang selama 3 kali.

3. Relaksasi dengan busa untuk punggung bagian atas



Busa seperti yang pada gambar bisa membantu kita melakukan peregangan di bagian punggung. Posisikan busa di punggung bagian atas, taruh kedua tangan di bagian kepala dan jangan biarkan tangan sampai ke lantai, pertahankan posisi tersebut dan gerakkan badan keatas dan kebawah. Kalau di bagian tertentu ada rasa sakit yang dirasakan, berhentilah sejenak di bagian itu. Setelah bergerak selama 10-15 detik, istirahat sebentar dan lakukan kembali berulang selama beberapa kali.
Dalam beberapa latihan yang pertama, gerakan-gerakan ini mungkin bisa menimbulkan sedikit rasa sakit di bagian tertentu. Tapi jangan khawatir karena seiring dengan latihan yang semakin sering, rasa sakit ini akan berangsur-angsur hilang dan kamu akan merasa jauh lebih relaks.

5 November 2015

Cara berbesar hati dari komentar negatif



http://www.griyasemarang.com/p/home.html?m=1

Tersinggung umumnya terjadi karena ketika Anda tidak mampu mengendalikan emosi, diperparah dengan pikiran negatif. Tentu saja perasaan ini hanya mendatangkan kerugian bagi kita. Nah, agar Anda tidak semakin merugi, mari kita introspeksi diri. Dra. Herlina. Psi, dosen jurusan Psikologi di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pembangunan Indonesia, mengatakan ada 6 langkah untuk mengatasi sakit hati akibat tersinggung, di antaranya:

1. Menyadari perbedaan karakter

Menyadari setiap orang memiliki karakter serta latar belakang yang berbeda dapat mengurangi rasa sakit hati akibat tersinggung, karena adanya toleransi untuk bersedia memaafkan kesalahan orang lain. Melalui cara ini pula seseorang akan belajar untuk memperbaiki diri.

2. Menghindari perilaku non-asertif

Perilaku non-asertif umumnya ditunjukkan dengan sikap lemah, tidak percaya diri, pasif, membiarkan penilaian orang lain menguasai pendapat serta pikiran diri sendiri. Oleh sebab itu, perilaku non-asertif seringkali menimbulkan rasa terancam dan tertekan yang menjadi cikal-bakal munculnya sikap mudah tersinggung.

3. Melatih perilaku asertif

Perilaku asertif adalah penangkal perilaku non-asertif. Ini merupakan ekspresi dari minat, kebutuhan, pendapat, pikiran, dan perasaan yang dilakukan secara bijaksana, adil sehingga hak-hak setiap orang bisa dipertahankan tanpa perlu mengabaikan orang lain. Melatih perilaku asertif memiliki banyak keuntungan karena dapat membuat seseorang menjadi lebih percaya diri, merasa dihargai, dan mampu menciptakan hubungan yang harmonis dengan orang lain.

Bagaimana melatih perilaku asertif? Antara lain berani mengemukakan pendapat, dan mengekspresikan emosi positif. Bersahabat dengan semua orang, tidak berpikir buruk tentang orang lain, dan memberikan pujian kepada orang lain. Tidak memendam kekesalan, tapi berani bertanya dan mengatakan dengan sejujurnya apa yang dirasakan di hati.

4. Tak ada yang sempurna

Jika kita terlalu sibuk menghakimi kesalahan orang lain atau tersinggung dengan apa yang telah diperbuatnya,kita tidak akan pernah memiliki cukup waktu untuk peduli kepada mereka. Tidak ada manusia yang sempurna, jadi jangan biarkan rasa tersinggung tumbuh menjadi rasa sakit hati yang justru akan menghancurkan kehidupan kita.

5. Lupakan akar permasalahan

Hal terberat untuk mengatasi rasa tersinggung adalah melupakan penyebabnya. Ini bagaikan luka yang membutuhkan waktu untuk menyembuhkannya. Namun, dengan tekad dan kemauan yang sungguh-sungguh kita pasti mampu melupakan akar permasalahan dan berdamai dengan rasa sakit hati yang pernah kita rasakan.

6. Berusaha memaafkan

Seringkali seseorang tidak sadar bahwa apa yang telah diucapkan atau lakukan menyakiti perasaan orang lain. Kesalahpahaman ini semakin diperparah dengan tidak segera minta maaf. Daripada kita terus memendam sakit hati yang justru merugikan diri sendiri, lebih baik maafkan kesalahan orang tersebut, dan berusaha memahami tingkah lakunya agar kita tidak perlu lagi merasa tersinggung di kemudian hari.

3 November 2015

KORUPTOR TERBESAR SEPANJANG ABAD



“Sungguh sejahat-jahatnya pencuri dari kalangan manusia adalah orang yang mencuri shalatnya.” Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apa yang dimaksud mencuri shalatnya?” Beliau Saw berkata, “Ia tidak menyempurnakan rukuk dan sujudnya. Dan sungguh orang yang paling pelit (kikir) adalah orang yang pelit mengucapkan salam. (HR. Thabrani & Hakim)

Shalat adalah salah satu ibadah yang wajib dilakukan oleh muslim yang berakal dan telah baligh. Semua Ulama baik salaf maupun khalaf sepakat akan kewajiban shalat dan menghukuminya fardhu ‘ain, kewajiban yang wajib dilakukan oleh tiap-tiap individu. Shalat termasuk rukun Islam yang kedua dan wajib ditegakkan. Sebegitu wajibnya shalat sampai tidak ada rukhsah (keringanan) untuk meninggalkannya bagi seorang muslim. Kalau terlupa/tertidur kita wajib melaksanakan shalat ketika ingat. Jika tidak ada air untuk berwudhu, kita dapat menggantinya dengan tayamum. Menjaga shalat juga merupakan wasiat Rasulullah sebelum meninggal dunia. “Jagalah shalat, jagalah shalat dan hamba sahayamu”

Pencuri Shalat

Di era modern kini dan di tengah ketatnya persaingan dunia, baik dalam hal bisnis, ekonomi, politik dan sosial budaya, semua orang menginginkan hidup serba instan. Semua ingin dijalankan dengan cepat dan instan serta mudah. Tak terkecuali dalam hal ibadah termasuk shalat. Dengan alasan ingin mempersingkat dan mengefektifkan waktu, banyak muslim yang tergesa-gesa dalam melaksanakan shalat. Hal ini telah diingatkan dengan tegas oleh Rasulullah empat belas abad yang lalu dalam redaksi Thabrani dan Hakim.

“Sungguh sejahat-jahatnya pencuri dari kalangan manusia adalah orang yang mencuri shalatnya.” Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apa yang dimaksud mencuri shalatnya?” Beliau Saw berkata, “Ia tidak menyempurnakan rukuk dan sujudnya. Dan sungguh orang yang paling pelit (kikir) adalah orang yang pelit mengucapkan salam.”

Rasulullah menyebutnya dengan istilah “pencuri yang paling jahat” bagi muslim yang tidak menyempurnakan shalatnya. Tidak menyempurnakan rukuk dan sujudnya. Kita sering marah ketika ada seseorang yang mencuri sandal kita, terlebih lagi jika kita yang menjadi para pencuri shalat karena tergesa-gesa dan tidak menyempurnakan shalat baik dalam rukuk, sujud maupun salamnya.

Dalam redaksi Ahmad & ath-Thayalisi, Dari Abu Hurairah radhiallahu’ anhu berkata: “Kekasihku Rasulullah sallalloohu ‘alaihi wa sallam melarangku bersujud dengan cepat seperti halnya ayam yang mematuk makanan, menoleh-noleh seperti musang dan duduk seperti kera.” Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwasanya tergesa-gesa dalam melaksanakan shalat adalah sebuah kesalahan dalam menjalankan shalat. Siapa saja yang mencuri shalat, maka amal ibadahnya menjadi sia-sia di mata Allah. Lebih dahsyat lagi, orang yang mencuri shalat dianggap tidak beragama, “Kamu melihat orang ini, jika dia mati, maka matinya tidak termasuk mengikuti agama Muhammad SAW, dia menyambar shalatnya seperti burung elang menyambar daging.” (HR. Ibnu Huzaimah).

Seorang muslim harus menjaga shalatnya, karena memang amal yang pertama kali dihisab di hari kiamat adalah shalat. Untuk menghindari mencuri dalam shalat, kita perlu mengetahui salah satu rukun dalam shalat yaitu Thuma’ninah.

Thuma’ninah adalah diam beberapa saat setelah tenangnya anggota-anggota badan. Para Ulama memberi batasan minimal dengan lama waktu yang diperlukan seperti ketika membaca tasbih (Fiqhus Sunnah, Sayyid Sabiq: 1/124). Dalam bahasa bebasnya, thuma’ninah dapat diartikan slow motion, pelan-pelan, dihayati, dipahami dan dinikmati.

Diriwayatkan, ada seorang lelaki yang masuk ke dalam masjid di waktu Rasulullah SAW sedang duduk. Lalu orang itu melaksanakan shalat. Setelah itu ia memberi salam kepada Rasulullah SAW., tetapi Nabi menolaknya seraya bersabda, “Ulangi shalatmu, karena (sesungguhnya) kamu belum shalat!”

Kemudian lelaki itu mengulangi shalatnya. Setelah itu ia datang dan memberi salam kepada Rasulullah, tetapi Nabi SAW menolaknya sambil berkata, “Ulangilah shalatmu, (sebenarnya) kamu belum shalat!”

Laki-laki itu pun mengulangi shalat untuk ketiga kalinya. Selesai shalat ia kembali memberi salam kepada Nabi SAW. Tetapi lagi-lagi beliau menolaknya, dan bersabda, “Ulangilah shalatmu, sebab kamu itu belum melakukan shalat!”

“Demi Dzat yang telah mengutusmu dengan benar wahai Rasulullah, Inilah shalatku yang terbaik. Sungguh, aku tak bisa melakukan lebih dari ini, maka ajarkanlah shalat yang baik kepadaku,” tanya lelaki itu.

“Apabila kamu berdiri (untuk melakukan) shalat, hendaklah dimulai dengan takbir, lalu membaca ayat-ayat Al Qur’an yang engkau anggap paling mudah, lalu rukuklah dengan tenang, kemudian beri’tidallah dengan tegak, lalu sujudlah dengan tenang dan lakukanlah seperti ini pada shalatmu semuanya.” (HR. Bukhari)

Rasulullah benar-benar memperhatikan hal ini, sehingga dengan tegas meminta salah seorang sahabat mengulang shalatnya hingga tiga kali karena meninggalkan ketenangan atau thuma’ninah dalam shalat. Apabila meninggalkan thuma’ninah dalam shalat berarti shalat menjadi tidak sah. Ini sungguh persoalan yang sangat serius. Rasulullah bersabda, “Tidak sah shalat seseorang, sehingga ia menegakkan (meluruskan) punggungnya ketika ruku’ dan sujud” (HR. Abu Dawud: 1/ 533)

Semoga kita senantiasa memperbaiki shalat kita, agar tujuan shalat yang tertuang dalam Al Qur’an surat Al-‘Ankabuut ayat 45 benar-benar dapat terwujud. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji & mungkar. Wallahu a’lam bis showab.

1 November 2015

JILBAB MODERN ?




Fenomena hijaber kian hari kian semarak. Trend berbusana muslimah yang terus meningkat ini sangat menggembirakan.  Tetapi, di sisi lain ada hal yang cukup memprihatinkan, ketika muslimah berusaha terlihat modis dan menjadi korban mode fashion yang berkiblat ke Barat.  Akibatnya, kini muncul istilah jilboobs yang merupakan pelesetan dari kata jilbab dan boobs.  

Para muslimah wajib meluruskan kembali pemahaman syar”i tentang jilbab ini. 

 Jilboobs hanya Membungkus aurat 

Jilboobs, menggambarkan para muslimah yang berusaha memakai busana muslimah, tetapi tetap terlihat lekukan tubuhnya.  Kepala mereka tertutup oleh kerudung gaul (jilbab cekek), yang panjangnya hanya sebatas nyekek leher. Kalaupun lebih panjang lagi, tidaklah sampai menutupi 3 lubang kancing bajunya. Akibatnya, tampaklah bagian dada (payudara atau boobs) yang seharusnya tertutup.   Baju yang mereka gunakan sempit atau ketat, bahkan celana jeans.  

 Jadi jilboobs bukan menutup aurat, akan tetapi membungkus aurat. Jilboobers memakai hijab, tetapi tetap menonjolkan bagian-bagian tubuhnya yang dianggap memiliki kelebihan, sehingga mereka memilih pakaian-pakaian ketat.  Artinya sisi-sisi erotis tetap ditonjolkan untuk menarik perhatian lawan jenis. 

Pakaian mereka sama sekali tidak memenuhi fungsinya sebagai penutup aurat (yaitu seluruh tubuh kecuali muka dan kedua telapak tangan hingga pergelangan tangan), lantaran sangat tipisnya atau karena menggambarkan (bentuk tubuh).  Seperti: legging, tank top, bikini, baju tipis tembus pandang, baju "you can see", celana pendek bahkan super pendek, pakaian dalamnya terlihat, baju dengan belahan payudara, di atas kepala menutup rambutnya ada sehelai kain yang dililitkan ke leher sehingga seringkali kalung dan anting-antingnya terlihat.  Wanita tersebut menutupi badannya akan tetapi mengikat kerudungnya (seperti jilbab gaul atau kerudung cekek karena hanya sebatas nyekek leher, mengetatkan pakaiannya, sehingga lekuk-lekuk bagian tubuhnya nampak, dada dan pantatnya tercetak, atau sebagian badannya terbuka. 



Contoh lain pakaian Lady Gaga.  Ada lagi kelompok Femmen, kelompok perempuan yang katanya membela hak azasi manusia (HAM), yang mengatakan bahwa bugil itu adalah HAM. Pernyataan anggota Femen Alexandra Shevchenko: "Kami bebas, kami bugil, ini hak kami, ini tubuh kami, ini aturan kami, dan tak seorang pun bisa memperalat agama, dan simbol suci lainnya untuk menganiaya perempuan dan menindas mereka”.  Ada lagi pakaian Mimesis yang dibuat dan direkayasa untuk mengkamuflase bentuk tubuh orang yang mengenakannya sehingga terkesan telanjang. Dengan  cara merekayasa material yang digunakan, misalnya polyester tertentu bisa dibuat tipis kemudian strukturnya dibuat berlapis dua seperti bahan stocking yang bisa digunakan di musim dingin. Akibatnya, musim dingin yang identik dengan jaket tebal dan berlapis-lapis sudah tergantikan dengan baju tipis yang fashionable.

Strategi Yahudi

Dalam kitab protokolat yahudi, seorang tokoh misionaris Yahudi yang terkenal yaitu Samuel Zwemer mengatakan : “Kita tidak bisa mengeluarkan umat Islam dari agamanya untuk berpindah agama lain, akan tetapi yang akan kita lakukan adalah menjauhkan umat Islam dari ajaran agamanya, sehingga yang ada nantinya adalah generasi-generasi yang jauh dan bodoh terhadap ajaran Islam, umat Islam yang asing dengan Islam itu sendiri, sehingga nantinya mereka justru bangga dengan pola pikir budaya barat dan bertingkah laku seperti orang-orang barat.”

Berpakaian tetapi Telanjang

Nabi saw bersabda: “Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim)

“Pada akhir umatku akan ada kaum pria yang menunggang di atas pelana-pelana kuda bagaikan rumah-rumah. Mereka turun di pintu-pintu masjid, wanita-wanita mereka berpakaian tetapi telanjang, kepala mereka bagaikan punuk unta yang kurus. Laknatlah mereka karena sesungguhnya mereka adalah wanita-wanita terlaknat. Seandainya setelah kalian ada salah satu umat, niscaya wanita-wanita kalian akan menjadi pembantu bagi wanita-wanita mereka sebagaimana wanita-wanita sebelum kalian menjadi pembantu bagi wanita-wanita kalian.” (HR. Imam Ahmad)

Nabi Saw telah menggambarkan penampilan wanita jaman sekarang seakan-akan telah menyaksikannya, dengan ciri-ciri: pertama “Berpakaian tetapi telanjang”, kedua ”Selalu melakukan kemaksiatan dan mengajarkannya kepada orang lain,” dan ketiga “Kepala-kepala mereka bagaikan punuk unta yang miring.” 
Para ulama menafsirkan cirri pertama sebagai wanita yang mendapatkan nikmat Allah SWT berupa harta dan lainnya tetapi tidak bersyukur dengan tidak mengerjakan perbuatan taat kepada Allah SWT, malah melakukan maksiat dan kejahatan. 

Penafsiran lainnya ciri pertama: berpakaian tapi tidak menutupi tubuh, karena terlalu tipis (sehingga terlihat bagian dalamnya) atau terlalu pendek (sehingga terbuka sebagian anggota tubuh yang harus ditutup). 
Ciri kedua: lalai dari penjagaan diri dan istiqomah.  Seperti orang yang terbiasa melakukan keburukan dan lalai dalam melaksanakan kewajiban (shalat dan lain sebagainya).  Kemudian dia menyesatkan yang lain, dengan mengajak kepada kejahatan dan kerusakan dengan ucapan dan perbuatannya.  Imam An-Nawawi mengartikan ciri kedua (bergoyang dan membuat orang lain bergoyang): yaitu wanita yang memperindah gaya jalannya dan menggoyangkan bahu mereka: mengenakan pakaian, perhiasan atau assesoris yang mencirikan seorang pelacur: wanita yang cenderung memikat laki-laki dengan kecantikan, perhiasan, atau kemolekan anggota tubuh yang mereka perlihatkan.

Hari ini kita bisa melihat wanita foto model seksi, artis seksi, Sales Promotion Girl (SPG) seksi, bintang iklan seksi dan penyanyi dangdut seksi yang memamerkan kemolekan tubuhnya, bergoyang diatas panggung dengan pakaian yang minim, sehingga membuat orang ikut bergoyang mengikuti irama musik dan goyangannya.  Tereksposnya aurat wanita menyebabkan: suburnya pergaulan bebas, dekadensi moral, prostitusi, aborsi, bayi lahir di luar nikah. 

Perkara ini bukan perkara sepele, karena Nabi Saw mengancam dengan tegas: “wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.”

Syariat Busana Muslimah

Wanita dengan segala kecantikannya bisa mengalihkan pandangan para lelaki. Islam sangat menghormati dan menjaga wanita, sehingga mereka dianjurkan untuk menjaga pandangan dan kemaluan mereka dengan cara menutup aurat sesuai pakaian yang syar’i.  Jadi wanita terjaga dari tangan-tangan jahil yang ingin menjamah, menggoda dan mengganggu mereka, serta pandangan syahwat kaum Adam yang bisa menimbulkan fitnah dan maksiat.

Firman Allah swt: “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: `Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka`. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59). Allah berfirman, “Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dada mereka dan janganlah menampakkan perhiasan mereka, kecuali yang biasa nampak.” (An-Nur: 31)

Jadi busana muslimah terdiri dari kerudung dan jilbab.  Kerudung adalah kain yang menutupi rambut, telinga, leher dan menjulur hingga ke dada (minimal 3 lubang kancing baju wanita).  Sedangkan jilbab adalah baju longgar yang menjulur dari leher/kepala hingga mata kaki, yang berfungsi sebagai baju luar untuk menutupi baju yang biasa dipakai di dalam rumah.  

Hari ini kita bisa melihat wanita foto model seksi, artis seksi, Sales Promotion Girl (SPG) seksi, bintang iklan seksi dan penyanyi dangdut seksi yang memamerkan kemolekan tubuhnya, bergoyang diatas panggung dengan pakaian yang minim, sehingga membuat orang ikut bergoyang mengikuti irama musik dan goyangannya.  Tereksposnya aurat wanita menyebabkan: suburnya pergaulan bebas, dekadensi moral, prostitusi, aborsi, bayi lahir di luar nikah. 

Perkara ini bukan perkara sepele, karena Nabi Saw mengancam dengan tegas: “wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.”

Syariat Busana Muslimah

Wanita dengan segala kecantikannya bisa mengalihkan pandangan para lelaki. Islam sangat menghormati dan menjaga wanita, sehingga mereka dianjurkan untuk menjaga pandangan dan kemaluan mereka dengan cara menutup aurat sesuai pakaian yang syar’i.  Jadi wanita terjaga dari tangan-tangan jahil yang ingin menjamah, menggoda dan mengganggu mereka, serta pandangan syahwat kaum Adam yang bisa menimbulkan fitnah dan maksiat.

Firman Allah swt: “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: `Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka`. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59). Allah berfirman, “Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dada mereka dan janganlah menampakkan perhiasan mereka, kecuali yang biasa nampak.” (An-Nur: 31)

Jadi busana muslimah terdiri dari kerudung dan jilbab.  Kerudung adalah kain yang menutupi rambut, telinga, leher dan menjulur hingga ke dada (minimal 3 lubang kancing baju wanita).  Sedangkan jilbab adalah baju longgar yang menjulur dari leher/kepala hingga mata kaki, yang berfungsi sebagai baju luar untuk menutupi baju yang biasa dipakai di dalam rumah.  

Busana muslimah berfungsi menutup aurat wanita yaitu seluruh tubuh kecuali muka dan kedua telapak tangan hingga pergelangan tangan.  Syaratnya: 1. tidak transparan (warna kulit tubuh terlihat), jika bahannya tipis diberi lapisan, 2. longgar dan tidak menampakkan bentuk lekuk tubuh, 3. tidak menyerupai pakaian laki-laki atau pakaian kaum wanita kafir.

Khatimah 

Semua pihak bertanggung jawab untuk memperbaiki keadaan agar sesuai dengan syariat Islam, baik: orang tua dan keluarga di rumah, masyarakat, dan sekolah.  Negara paling bertanggung jawab menjaga akhlak dan agama rakyatnya agar tercipta masyarakat Islami yang diberkahi oleh Allah Swt. Wallahua’lam!




10 Juni 2015

Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan


TENGGELAMNYA KAPAR PESIAR

Sebuah kapal pesiar mengalami kecelakaan di laut dan akan segera tenggelam. Sepasang suami istri berlari menuju skoci untuk menyelamatkan diri. Sampai di sana, mereka menyadari bahwa hanya ada tempat untuk satu orang yang tersisa. Segera sang suami melompat mendahului istrinya untuk mendapatkan tempat itu. Sang istri hanya bisa menatap kepadanya sambil meneriakkan sebuah kalimat sebelum skoci menjauh dan kapal itu benar-benar menenggelamkannya.
Guru yang menceritakan kisah ini bertanya pada murid-muridnya, “Menurut kalian, apa yang istri itu teriakkan?”

Sebagian besar murid-murid itu menjawab, 
“Aku benci kamu!” 
“Kamu tau aku buta!!” 
“Kamu egois!” 
“Nggak tau malu!”

Tapi guru itu kemudian menyadari ada seorang murid yang diam saja. Guru itu meminta murid yang diam saja itu menjawab. Kata si murid, “Guru, saya yakin si istri pasti berteriak, ‘Tolong jaga anak kita baik-baik’”.

Guru itu terkejut dan bertanya, “Apa kamu sudah pernah dengar cerita ini sebelumnya?”
Murid itu menggeleng. “Belum. Tapi itu yang dikatakan oleh mama saya sebelum dia meninggal karena penyakit kronis.”

Guru itu menatap seluruh kelas dan berkata, “Jawaban ini benar.”
Kapal itu kemudian benar-benar tenggelam dan sang suami membawa pulang anak mereka sendirian.

Bertahun-tahun kemudian setelah sang suami meninggal, anak itu menemukan buku harian ayahnya. Di sana dia menemukan kenyataan bahwa, saat orangtuanya naik kapal pesiar itu, mereka sudah mengetahui bahwa sang ibu menderita penyakit kronis dan akan segera meninggal. Karena itulah, di saat darurat itu, ayahnya memutuskan mengambil satu-satunya kesempatan untuk bertahan hidup. Dia menulis di buku harian itu, “Betapa aku berharap untuk mati di bawah laut bersama denganmu. Tapi demi anak kita, aku harus membiarkan kamu tenggelam sendirian untuk selamanya di bawah sana.”

Cerita itu selesai. Dan seluruh kelas pun terdiam.
Guru itu tahu bahwa murid-murid sekarang mengerti moral dari cerita tersebut, bahwa kebaikan dan kejahatan di dunia ini tidak sesederhana yang kita sering pikirkan. Ada berbagai macam komplikasi dan alasan di baliknya yang kadang sulit dimengerti.



8 Juni 2015

Cara Mengatasi Hardbrick Pada Android atau Ponsel Tidak Mau Menyala


Cara Mengatasi Hardbrick-Terkadang, karena ponsel Android sangat fleksibel untuk diotak-atik kita membuat beberapa kesalahan yang membuat ponsel kita tidak bekerja dengan semestinya. Mungkin Anda menginstal kernel, ROM, framework atau rooting dan ponsel Anda tidak bekerja dengan baik. Apalagi ketika ponsel Anda tidak mau lagi menyala setelah Anda otak-atik. Jangan terlebih dahulu panik karena ada cara yang bisa kita lakukan untuk kembali menyalakannya walau tidak 100 persen berhasil. Paling tidak kita mencoba terlebih dahulu cara-cara ini sebelum memutuskan untuk membawanya ke service centre. Bila tidak berhasil Anda diperbolehkan untuk panik dan memperbaikinya ke ahlinya.


Bootloop

Sebelum kita membahas cara mengatasinya, ada baiknya Anda mengetahui beberapa istilah brick pada Android. Dari mulai yang paling ringan, bootloop. Bootloop merupakan brick Android yang paling ringan. Kondisi ini ketika Android Anda bisa menyala sampai pada logo merek ponsel Anda (bootscreen). Ketika Anda menyalakannya kembali, proses booting tetap sampai pada bootscreen saja. Ini masih ringan karena Anda masih bisa mengakses recovery mode dengan menekan tombol Power + Volume Down (pada umumnya) dan melakukan factory reset agar bisa kembali ke kondisi normal. Kalah Anda tahu penyebabnya dan bisa mengatasinya dari recovery mode Anda tidak perlu melakukan factory reset.


Softbrick

Softbrick merupakan kondisi ponsel tersangkut pada bagian tertentu, yang paling sering adalah di logo awal ponsel Anda. Biasanya ini karena menginstal aplikasi.zip yang mengubah sistem pada Android Anda. Dalam kondisi softbrick, Anda juga masih bisa mengakses recovery dan download mode. Kalau tidak bisa karena ponsel tak mau menyala, ponsel Anda masih bisa dideteksi komputer dan juga masih bisa di charger. Kalau Anda mengalami hal ini, Anda masih bisa melakukan factory reset melalui software Odin. Kalau masih bisa masuk ke recovery mode, Anda bisa melakukan seperti bahasan sebelumnya.